Reference

Glosarium Pemenuhan Ecommerce & WMS

TL;DR

Panduan referensi komprehensif yang mendefinisikan terminologi pemenuhan ecommerce dan sistem manajemen gudang (WMS) yang penting bagi para profesional logistik dan pengecer online.

A

ASN (Pemberitahuan Pengiriman Lanjutan) - Notifikasi elektronik yang dikirim oleh pemasok untuk menginformasikan gudang mengenai pengiriman yang akan datang, termasuk detail tentang isi, jumlah, dan perkiraan waktu kedatangan.

Alokasi - Proses penugasan inventaris ke pesanan tertentu atau pencadangan stok untuk saluran atau pelanggan tertentu.

Perakitan - Proses menggabungkan beberapa komponen atau produk untuk menciptakan barang jadi yang siap dikirim.

B

Pesanan Tertunda (Backorder) - Pesanan untuk produk yang sementara kehabisan stok dan akan dipenuhi ketika inventaris tersedia kembali.

Pengambilan Batch (Batch Picking) - Strategi pengambilan di mana beberapa pesanan diambil secara bersamaan dalam satu kali penyisiran gudang untuk meningkatkan efisiensi.

Lokasi Bin - Lokasi fisik tertentu di dalam gudang tempat inventaris disimpan, biasanya diidentifikasi berdasarkan koordinat lorong, rak, lemari, dan bin.

Bundling - Menggabungkan beberapa SKU menjadi satu unit atau paket yang dapat dijual.

C

Cross-Docking - Praktik logistik di mana barang masuk segera dipindahkan ke pengiriman keluar tanpa disimpan di gudang.

Penghitungan Siklus (Cycle Count) - Prosedur audit inventaris berkala di mana sebagian inventaris dihitung secara bergantian daripada melakukan inventaris fisik penuh.

Kartonisasi (Cartonization) - Proses menentukan ukuran kotak dan konfigurasi pengemasan yang optimal untuk pengiriman pesanan.

D

Stok Mati (Dead Stock) - Inventaris yang tidak terjual dalam jangka waktu yang lama dan kemungkinan besar tidak akan terjual di masa mendatang.

Berat Dimensi (DIM Weight) - Teknik penetapan harga yang digunakan oleh kurir yang mempertimbangkan ukuran paket selain berat aktual saat menghitung biaya pengiriman.

Langsung ke Konsumen (DTC) - Model bisnis di mana produsen atau merek mengirimkan produk langsung kepada pelanggan akhir, melewati saluran ritel tradisional.

Dropshipping - Metode pemenuhan di mana pengecer tidak menyimpan produk dalam stok, melainkan meneruskan pesanan ke pihak ketiga yang mengirimkan langsung kepada pelanggan.

E

EDI (Pertukaran Data Elektronik) - Pertukaran elektronik terstandar atas dokumen bisnis antar sistem, seperti pesanan pembelian dan faktur.

ERP (Perencanaan Sumber Daya Perusahaan) - Sistem perangkat lunak terintegrasi yang mengelola proses bisnis inti termasuk inventaris, akuntansi, dan manajemen pesanan.

F

FIFO (Pertama Masuk, Pertama Keluar) - Metode manajemen inventaris di mana stok tertua dijual atau digunakan terlebih dahulu.

Pusat Pemenuhan (Fulfillment Center) - Fasilitas gudang yang didedikasikan untuk menerima, memproses, dan mengirimkan pesanan pelanggan.

3PL (Logistik Pihak Ketiga) - Penyedia yang dialihdayakan untuk mengelola operasi pergudangan, pemenuhan, dan pengiriman atas nama bisnis ecommerce.

4PL (Logistik Pihak Keempat) - Penyedia logistik yang mengelola seluruh rantai pasokan, termasuk mengoordinasikan beberapa 3PL.

G

Barang-ke-Orang (GTP) - Sistem gudang otomatis di mana inventaris dibawa ke pekerja yang diam di tempat, bukan pekerja yang berpindah untuk mengambil barang.

Barcode GS1 - Sistem barcode terstandarisasi yang digunakan secara global untuk identifikasi dan pelacakan produk.

I

Logistik Masuk (Inbound Logistics) - Proses menerima, membongkar, dan menyimpan inventaris ke dalam penyimpanan gudang.

Perputaran Inventaris (Inventory Turnover) - Metrik yang mengukur berapa kali inventaris terjual dan diganti dalam periode tertentu.

IMS (Sistem Manajemen Inventaris) - Perangkat lunak yang digunakan untuk melacak tingkat inventaris, pesanan, dan pergerakan stok di berbagai lokasi.

K

Kitting - Proses merakit barang-barang individual menjadi paket atau set siap kirim, sering digunakan untuk kotak langganan atau bundel promosi.

KPI (Indikator Kinerja Utama) - Nilai terukur yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja pemenuhan pesanan, seperti tingkat akurasi pesanan atau kecepatan pengiriman.

L

Lead Time - Waktu antara penempatan pesanan kepada pemasok dan penerimaan barang di gudang.

LIFO (Last In, First Out) - Metode inventaris di mana stok yang paling baru diterima digunakan atau dijual terlebih dahulu.

LTL (Less Than Truckload) - Metode pengiriman untuk muatan yang tidak memerlukan satu truk penuh, berbagi ruang dengan muatan pengirim lain.

O

Sistem Manajemen Pesanan (OMS) - Perangkat lunak yang melacak pesanan mulai dari penempatan hingga pemenuhan di semua saluran penjualan.

Logistik Keluar (Outbound Logistics) - Proses pengambilan, pengemasan, dan pengiriman pesanan kepada pelanggan.

Kelebihan Stok (Overstocking) - Mempertahankan inventaris berlebih melebihi kebutuhan untuk memenuhi permintaan, yang mengikat modal dan ruang gudang.

P

Pick and Pack - Proses pemenuhan pesanan dengan mengambil barang dari penyimpanan (picking) dan mempersiapkannya untuk pengiriman (packing).

Pick List - Dokumen atau daftar digital yang mengarahkan pekerja gudang ke lokasi dan jumlah barang yang diperlukan untuk memenuhi pesanan.

Pick Path - Rute yang dioptimalkan melalui gudang untuk meminimalkan waktu perjalanan selama proses pengambilan barang.

Putaway - Proses memindahkan inventaris yang diterima dari dok penerimaan ke lokasi penyimpanan yang telah ditentukan.

R

Penerimaan (Receiving) - Proses menerima dan memeriksa kiriman yang masuk di gudang.

Pengisian Ulang (Replenishment) - Memindahkan inventaris dari penyimpanan massal ke lokasi pengambilan aktif untuk mempertahankan tingkat stok yang memadai.

Otorisasi Pengembalian Barang (RMA) - Proses dan nomor pelacakan yang digunakan untuk mengelola pengembalian produk dari pelanggan.

Logistik Balik (Reverse Logistics) - Proses pengelolaan produk yang dikembalikan, termasuk penerimaan, pemeriksaan, pengembalian stok, atau pembuangan barang.

RF Scanning - Menggunakan perangkat genggam frekuensi radio dengan pemindai barcode untuk melacak pergerakan inventaris secara real-time.

S

Stok Pengaman - Inventaris tambahan yang disimpan sebagai penyangga terhadap kehabisan stok akibat variabilitas permintaan atau keterlambatan pasokan.

SKU (Stock Keeping Unit) - Identifikasi unik yang diberikan pada setiap produk atau varian berbeda dalam inventaris.

Slotting - Penempatan produk secara strategis di lokasi gudang berdasarkan faktor seperti kecepatan perputaran, ukuran, dan frekuensi pengambilan.

SLA (Service Level Agreement) - Kontrak yang mendefinisikan standar kinerja yang diharapkan, seperti waktu pemrosesan pesanan atau tingkat akurasi.

Kehabisan Stok - Kondisi ketika produk tidak tersedia untuk dijual akibat inventaris yang habis.

T

Logistik Pihak Ketiga - Lihat 3PL di atas.

Throughput - Volume pesanan atau unit yang diproses melalui gudang dalam jangka waktu tertentu.

Nomor Pelacakan - Identifikasi unik yang diberikan pada suatu pengiriman yang memungkinkan pelanggan dan bisnis memantau lokasi paket serta status pengirimannya.

W

Wave Picking - Strategi pengambilan barang di mana pesanan dikelompokkan ke dalam gelombang berdasarkan kriteria seperti metode pengiriman, zona pengiriman, atau prioritas pesanan.

WMS (Warehouse Management System) - Perangkat lunak yang mengendalikan dan mengoptimalkan operasi gudang, termasuk penerimaan, penyimpanan, pengambilan, dan pengiriman barang.

Penghapusan Stok - Proses menghapus inventaris yang rusak, hilang, atau usang dari catatan stok aktif.

Z

Zone Picking - Metode pengambilan barang di mana gudang dibagi menjadi beberapa zona, dengan pekerja yang ditugaskan untuk mengambil barang hanya dalam area yang telah ditetapkan bagi mereka.

Was this page helpful?